Wali Kota Tasik, APBD 2021 Paling Banyak Terkoreksi

  • Bagikan
Wali Kota Tasikmalaya H. Muhammad Yusuf.*

KAPOL.ID –
Wali Kota Tasikmalaya, H Muhammad Yusuf beberkan informasi APBD Kota Tasikmalaya sepanjang tahun 2021 ini.

Tidak hanya terkait anggaran perubahan, juga kondisi anggaran murni yang kerap kali banyak penyesuaian.

“Koreksi sampai empat kali, baru pertama kali APBD seperti ini. Termasuk di daerah lain juga sama,” katanya di Balai Kota Tasikmalaya.

Mulai dari insentif nakes yang disesuaikan dengan kemampuan daerah, lalu berubah lagi standar Kemenkes.

Selain itu penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K), tadinya oleh pusat lalu dibebankan ke APBD.

“Makanya banyak koreksi, yang sudah terencana akhirnya ditangguhkan. Efisiensi tidak bisa dihindarkan.”

“Akhirnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kena imbas penyesuaian,” katanya.

Ia berharap kondisi tersebut bisa dipahami semua pihak. Bahkan terkait APBD perubahan tahun ini tetap ada.

“APBD Perubahan itu di Kota Tasik bukan tidak ada, tapi hasil konsultasi dengan Kemendagri dapat melalui peraturan kepala daerah,” jelasnya.

Mulanya Pemprov Jabar, tutur dia, memberikan harapan penyerahan persetujuan dengan DPRD sampai 8 Oktober meskipun deadlinenya pada 31 September.

“Karena sudah lewat waktu 31 September, akhirnya kita konsultasi dengan Kemendagri pada akhirnya tak dilakukan evaluasi APBD-P.”

“Tapi melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkepda). Artinya subtansi persetujuan DPRD itu tetap diberlakukan,” katanya.***

  • Bagikan